Banyak orang yang berdoa melakukan perbuatan yang menyebabkan doa mereka ditolak dan tidak dikabulkan, karena kejahilan mereka tentang syarat-syarat doa, padahal apabila tidak terpenuhi salah satu syarat tersebut, maka doa tersebut tidak akan dikabulkan. Dikabulkannya doa memiliki syarat-syarat yang harus terpenuhi. Menurut Yusuf Al-Qaradawi setidak-tidaknya ada enam Syarat supaya do’a kita cepat dikabulkan Allah SWT. Adapun syarat-syarat yang terpenting antara lain :
 

  1. Maksimalkan Ikhitar

 
Doa tidak akan dikabulkan jika kita tidak mengiringinya dengan usaha optimal. Bagi yang berdoa meminta rizki, Allah tidak akan pernah menurunkan uang dari langit. Bekerja dan berusaha adalah sebuah keniscayaan. Bahkan kaum muslimin ketika hendak dihancurkan oleh orang-orang kafir, tidak akan mungkin diberikan keselamatan dan kemenangan ketika mereka hanya berdoa tanpa mau maju ke tengah medan pertempuran. Tidakkkah kita ingat, bagaimana kaum muslimin ditolong pada Perang Badar? Marilah kita melihat diri kita sendiri, umat ini, sekarang ini. Kita berdoa kepada Allah agar menolong agama ini, mengembalikan kejayaan umat ini, tetapi kita hanya duduk-duduk saja, dan enggan untuk mengorbankan tenaga, harta, dan jiwa kita untuk agama ini.
 
 

  1. Menjalin hubungan yang baik dengan Allah.

 
Jika kita ingin didengar oleh Allah, maka kita harus memiliki hubungan yang baik dengan-Allah. Namun kenyataannya, kita telah memutus hubungan baik dengan Allah karena kemaksiatan-kemaksiatan yang kita lakukan, dosa-dosa besar yang merajalela di tengah-tengah kita, dan berpalingnya kita dari syariat dan hukum Allah. Kita melanggar larangan-larangan Allah. Kita lalai dari perintah-perintah dan kewajiban-kewajiban yang telah Allah tetapkan. Rasulullah saw bersabda, “Sungguh kalian akan terus menyeru kepada yang makruf dan mencegah dari yang munkar. Atau (jika tidak) maka Allah akan menjadikan orang-orang yang paling buruk diantara kalian menguasai dan memimpin kalian, sehingga ketika itu orang-orang yang paling baik diantara kalian berdoa tetapi doanya tidak dikabulkan.” (HR Al-Bazzar dan Ath-Thabrani).
 

  1. Berdoa dengan Ikhlas

 
Maksudnya adalah mengikhlaskan hati kita setulus-tulusnya hanya untuk Allah. Membersihkan hati kita dari selain Allah, dari penghambaan kepada nafsu, syahwat, dan dunia beserta segala yang ada didalamnya. Allah SWT berfirman dalam QS Al-Baqarah: 186: “Dan apabila hamba-hamba-Ku (‘ibaadii) bertanya kepadamu (wahai Muhammad) tentang Aku, maka katakanlah bahwa sesungguhnya Aku ini dekat. Aku akan mengabulkan doa orang yang berdoa ketika ia berdoa. Maka hendaklah mereka menunaikan perintah-perintah-Ku dan beriman kepada-Ku, agar mereka mendapat petunjuk.” Keikhlasan sangat penting dan merupakan salah satu kunci agar doa kita dikabulkan oleh Allah.
 

  1. Menyucikan Allah dan mengakui kealpaan diri.

 
Mari kita lihat bagaimana Nabi Yunus berdoa dan kemudian ditolong oleh Allah, sebagaimana kisahnya diabadikan oleh Allah dalam QS Al-Anbiya: 87-88. Ketika Yunus berada dalam tiga kegelapan: gelapnya malam, gelapnya dasar lautan, dan gelapnya perut ikan hiu. Yunus berdoa kepada Allah: “Laa ilaaha illa Anta, subhanaka, innii kuntu minazh zhalimiin.” Dalam doa Nabi Yunus as ini, terdapat tiga unsur penting. Pertama, laa ilaaha illa anta, yang berarti tauhid. Kedua, subhaanaka, yang berarti menyucikan Allah. Seolah-olah Yunus as berkata, “Bukanlah Allah yang menzhalimi aku, tetapi diriku sendirilah yang berbuat zhalim.” Dan ketiga, inni kuntu minazh zhalimin yang merupakan pengakuan yang tulus. Yunus as mengakui, “Sesungguhnya aku benar-benar termasuk orang-orang yang telah berbuat zhalim.” Fastajabnaa lahu wa najjainaahu minal ghamm, maka kemudian Allah pun menyelamatkan Nabi Yunus as. Dan yang demikian ini tidak hanya berlaku untuk Nabi Yunus as, tetapi berlaku untuk semua orang yang beriman.

  1. Menghindari segala yang haram

 
Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah itu baik, tidak menerima kecuali yang baik. Dan sesungguhnya Allah memerintahkan orang-orang yang beriman apa yang Dia perintahkan kepada para rasul: ‘Wahai para rasul, makanlah yang baik-baik dan beramal shalihlah. Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kalian lakukan. Ketika Sa’ad bin Abi Waqqash bertanya kepada Nabi: “Wahai Rasulallah, doakan aku agar doa-doaku dikabulkan oleh Allah.” Maka Rasulullah berkata kepadanya: “Perbaikilah makananmu , maka doamu akan dikabulkan.” Maksudnya: jadikanlah makananmu dan penghasilanmu hanya dari sumber yang halal, maka doamu akan dikabulkan.
 

  1. Jangan pernah berhenti berdoa.

 
Rasulullah SAW bersabda, “Doa kalian akan dikabulkan selama kalian tidak tergesa-gesa, yakni ketika salah seorang kalian berkata, ‘Aku telah berdoa tetapi doaku tidak kunjung dikabulkan.” Dan dalam riwayat yang lain, para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah tergesa-gesa itu?” Rasulullah SAW menjawab, “Yaitu ketika seseorang berkata, ‘Aku telah berdoa tetapi tidak kunjung dikabulkan’, kemudian dia bosan dan tidak lagi mau berdoa.”
Karena itu, marilah kita terus berdoa. Dan jangan pernah berputus asa, sesungguhnya tidaklah berputus asa dari rahmat Allah kecuali orang-orang kafir.” Wallahu a’lam. (Agenda Event Indonesia)

Hubungi Kami Via Whatsapp