Jama’ah Haji Plus Risalah Tour, Tiba di Tanah Air

Risalah Tour – Setelah sebulan lebih meninggalkan Tanah Air untuk menunaikan ibadah haji di Tanah Suci Mekkah, sebanyak 23 Jamaah Haji Plus Risalah Tour, Jum’at (30/08/2018) siang tiba di di Bandara Soekarno Hatta Jakarta. Kepulangan para jamaah haji disambut langsung oleh Pimpinan Risalah Tour Hj. Umi Nur Zakiah.

Dari Bandara Soekarno Hatta para jamaah haji plus risalah tour bertolak menuju Kantor Pusat, di jalan raya bogor. untuk melangsungkan serah terima kepulangan dengan anggota keluarga jamaah haji.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Yayasan Ar-Risalah dalam sambutannya pada acara serah terima jamaah haji kepada anggota keluarga, menyampaikan selamat datang para tamu-tamu Allah yang telah kembali dalam keadaan sehat wal afiat, semoga ibadah yang telah dilaksanakan di tanah suci di terima dan menjadi haji yang mabrur.

“Berbahagialah saudara-saudara yang telah mendapat rahmat dan karunia dari Allah untuk menjadi tamunya. Tetapi yang lebih penting adalah keimanan, ketakwaan dan kekhusyukan dalam beribadah, serta tingkat kepeduliannya kepada masyarakat sekitar akan bertambah dan semakin lebih baik,”harapnya.

Jelang Puncak Ibadah Haji, Petugas Cek Lokasi Pemondokan di Armina

Jelang puncak ibadah haji di Arafah, ketua rombongan (Karom) dan Pembimbing Haji Risalah Tour melakukan peninjauan ke lokasi Armina (Arafah, Muzdalifah, dan Mina). Alhamdulillah seluruh tenda dan fasilitas yang dibutuhkan oleh Jama’ah Calon Haji telah di sediakan. Lokasi pemondokan Calon Jama’ah Haji Ar-Risalah terletak di …

Jama’ah Haji Plus Berangkat menuju mekkah, dengan mengambil miqot di Bir Ali

risalahtour.com – Seluruh Jama’ah haji telah meninggalkan kota Madinah dan menuju kota Mekkah bersama Pembimbing Haji Plus Ustadz Fikri Auliaurahman Lc, SS. Sebelum menuju kota Mekkah para jama’ah mengambil Miqot di Bir Ali untuk melaksanakan sholat sunnah dan niat untuk ber-Ihram. Sekilas tentang Masjid Bir …

Jamaah Haji Plus Risalah Tour berziarah ke Jabal Magnet Madinah

Selama di Madinah Jama’ah Haji Plus Risalah Tour, melaksanakan ziarah ke Jabal Magnet di kota madinah.Sepanjang perjalanan menuju kawasan Jabal Magnet dari kota Madinah, para jama’ah melihat sejumlah perkebunan kurma dan hamparan bukit bebatuan.

Keanehan akan dialami oleh semua orang yang melewati jalanan menuju Jabal Magnet. Mobil atau kendaraan-kendaraan yang melewati area ini dapat berjalan sendiri ke arah berlawanan (mundur) bahkan sanggup mendaki tanjakan.

Tak hanya itu, jarum penunjuk kompas pun tidak bekerja sebagaimana mestinya di kawasan ini. Arah utara-selatan menjadi kacau. Bahkan, data di telepon seluler pun bisa tiba-tiba hilang di lokasi ini.

Konon, mobil yang dapat bergerak sendiri serta fenomena-fenomena lain yang terjadi di area ini terjadi akibat daya dorong dan daya tarik magnet di berbagai bukit di sebelah kiri dan kanan jalan.

Kini, Jabal Magnet menjadi salah satu kawasan wisata dan ziarah di Arab Saudi. Saat musim haji, banyak jemaah yang menyambanginya.

Sementara itu, Hari Senin (06/08) merupakan hari terkahir Jama’ah Haji Plus Risalah Tour berada di madinah. Dan akan berangkat menuju Kota Makkah pada hari selasa (07/08). Sebelum berangkat menuju kota makkah seluruh jama’ah disunahkan mandi ihram di kamar masing–masing, selanjutnya memakai kain ihram tanpa niat, selesai sholat Dzuhur dan makan siang rombongan jama’ah haji melanjutkan perjalanan menuju Makkah dan singgah di Bir Ali untuk mengambil Miqat dengan melakukan sholat sunah 2 rakaat (sendiri-sendiri) lalu niat ihram dan membaca Talbiyah bersama-sama dibimbing oleh Ustadz Pembimbing Haji.

Serba Digital, Inilah Gambaran Haji Tahun 2029

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi punya angan-angan yang tak biasa. Melalui akun Twitter resminya, @HajMinistry, mereka ingin pelaksanaan haji 2029 sudah dilengkapi peralatan yang serba canggih.

Dalam video berdurasi 2 menit 52 detik itu, Kementerian Haji Saudi menunjukkan bagaimana peziarah yang terdaftar akan menerima paket teknologi sebelum perjalanan haji mereka. Terdapat, gelang berteknologi e-watch, earpiece, dan lencana.

lencana itu digambarkan berbentuk transparan. Fungsinya untuk melewati gerbang elektronik bea cukai di bandara. Fungsi lainnya, lencana itu akan dapat digunakan sebagai tiket kereta api yang mengangkut jemaah ke lokasi yang akan didatangi.

Lencana ini juga digunakan untuk mengakses kamar hotel, tanpa harus check-in.

Sementara itu, earpiece dan e-watch diberikan kepada peziarah informasi yang dibutuhkan jemaah. Earpiece dan e-watch itu dilengkapi dengan pilihan berbagai bahasa.

Dengan kemudahan ini, jemaah haji dapat menerima informasi waktu tawaf dan doa penuntunnya.

Alat-alat canggih tersebut terhubung ke gawai milik jemaah haji. Dengan kelengkapan ini, jemaah yang tersesat dapat dilacak.

Jemaah yang tersesat juga akan dipandu oleh pihak berwenang yang ditempatkan di lokasi terdekat. Selain itu, melalui suara di earpiece, jemaah akan mendapat informasi posisi keberadaan mereka.

Jamaah Haji Reguler Ar-Risalah telah menuju Kota Mekkah

Seluruh  jamaah haji Reguler dari KBIH Ar-Risalah , mulai bergerak dari Madinah ke Mekkah pada hari Jum’at (03/08/2018). Sebelum menuju Makkah, mereka singgah di Bir Ali untuk melaksanakan Miqat sekaligus niat berihram.

Di Masjid Bir Ali, para jamaah sudah mengenakan pakaian ihram, bersuci serta salah sunnah Ihram 2 rakaat sebelum naik lagi ke bus untuk menuju Makkah.

Berikut ini dokumentasi Jama’ah Haji Ar-Risalah saat di Masjid Bir Ali dan tiba di Kota Mekkah :

Kegiatan Jamaah Haji Plus Risalah Tour Tahun 2018 di kota Madinah

Risalah Tour – Selama di Madinah Seluruh jama’ah Plus telah mengikuti beberapa kegiatan yang diadakan oleh pembimbing Haji Plus Risalah Tour diantaranya Ziarah ke Maqam Baqi, Ziarah ke Jabal Uhud, Ziarah ke kebun kurma dan ziarah ke masjid Quba serta Masjid Qiblatain. Saat jamaah Haji …

Cek kesehatan Jama’ah Haji Ar-Risalah di Madinah

Risalah Tour – Setelah beberapa hari berada di Kota Madinah Jama’ah Haji Plus Risalah Tour melaksanakan kegiatan Cek Kesehatan yang di adakan oleh Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Madinah , Pemeriksaan Kesehatan penting bagi para Jama’ah haji di karenakan cuaca yang panas, sangat mempengaruhi kondisi stamina saat berada di Makkah nanti.

Sementara itu Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah siap melayani jemaah yang membutuhkan perawatan. KKHI yang beralamat di wilayah Al Aziziyah Janubiyah Makkah ini dilengkapi 270 bed dengan ditambah 100 bed cadangan.

Berikut Kegiatan Medical Check up yang di laksanakan di Kota Madinah :

Hubungi Kami Via Whatsapp